Menu
header photo

ayo jelajah indahnya indonesia

Nikmati Keindahan Nusantara

cara cepat hamil setelah haid ada disini

Cara cepat hamil setelah haid dapat dilakukan dengan mengetahui siklus haid. Siklus haid adalah rentang jumlah hari dari hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya. Dengan menghitung siklus tersebut, dapat diketahui masa subur, yaitu saat wanita mengalami ovulasi atau keluarnya sel telur dari ovarium.

Wanita dengan siklus haid 28 hari akan memiliki 6 hari masa subur, yaitu 5 hari sebelum ovulasi dan 1 hari saat ovulasi. Pada masa itu kemungkinan untuk hamil menjadi lebih tinggi.

Bagi pasangan yang telah menikah, kehadiran anak tentu dinantikan untuk melengkapi hidup berkeluarga. Sayangnya, ada beberapa pasangan suami istri yang sulit memiliki anak. Beragam cara agar cepat hamil dilakukan baik secara alami hingga tindakan medis. Pada dasarnya, pertemuan sel telur dan sperma adalah titik awal kehamilan. Namun banyak hal yang bisa menghambat pertemuan ini. Coba cermati cara agar cepat hamil secara alami dari PasarPolis berikut ini.

 
1. Perhatikan Siklus Mensturasi

Ini adalah cara agar cepat hamil yang paling mudah dan sederhana. Siklus mensturasi adalah jumlah rentan hari pertama hingga hari pertama mensturasi bulan berikutnya. Siklus mensturasi memang berubah setiap bulan. Untuk itu selalu tandai hari pertama mensturasi sebagai hari ke-1. Wanita sehat yang memiliki siklus mensturasi teratur biasanya lebih mudah hamil. Menghitung siklus mensturasi secara teratur bisa diketahui kapan Anda mengalami ovulasi.
2. Menghitung Masa Subur

Jika Anda rutin mencatat hari ke-1 mensturasi selama 8 bulan, maka akan lebih mudah mencari tahu masa subur. Cara agar cepat hamil ini paling efektif dan sederhana. Namun beberapa wanita belum terbiasa menghitung masa subur atau khawatir hitungan meleset. Berikut cara menghitung masa subur:

Siklus terpendek dikurangi 18 hari. Misalnya 27 hari – 18 hari = 9 hari. Maka hari pertama masa subur Anda hari ke-9.

Siklus terpanjang dikurangi 11 hari. Misalnya 30 hari – 11 hari = 19 hari. Maka hari terakhir masa subur adalah hari ke-19.

Artinya, masa subur berada di antara hari ke-9 sampai hari ke-19.
3. Kenali Tanda Masa Subur

Masih binggung menghitung masa subur? Coba kenali tanda masa subur. Secara alami, tubuh wanita memiliki tanda masa subur. Masa ini sangat tepat untuk sel telur dibuahi oleh sprema. Salah satu tanda masa subur adalah lendir serviks yang memiliki warna jernih dan tekstur licin seperti putih telur. Jumlah lendir serviks setiap wanita berbeda tergantung pada tingkat hormon. Jika jumlahnya semakin banyak, artinya Anda mendekati masa subur. Jika bentuk lendir serviks sudah menyerupai benang bahkan hingga membasahi pakaian lakukanlah hubungan seksual. Ini adalah waktu terbaik dan cara agar cepat hamil.
4. Lakukan Hubungan Intim Secara Teratur

Melakukan hubungan intim yang lebih sering saat masa subur merupakan cara agar cepat hamil. Sebaiknya lakukan 2-3 kali per minggu agar kualitas sprema pun matang. Beberapa dokter menyarankan posisi seks tertentu. Sebaiknya bicara secara terbuka dengan pasangan agar terasa nyaman.
5. Terapkan Pola Hidup Sehat

Olahraga teratur dan konsumsi makanan sehat tidak hanya mampu menjaga kesuburan namun juga mampu menjaga stamina saat melakukan hubungan intim. Hindari kebiasaan merokok dan minuman beralkohol jika Anda sedang merencanakan kehamilan. Tambahkan asupan makanan atau suplemen yang mengandung vitamin E dan asam folat penting untuk menjaga kesuburan. Istirahat cukup dan pikiran rileks juga mampu mempengaruhi kondisi psikologis. Buang jauh ‘beban’ untuk mendapatkan anak dan cobalah untuk berserah diri agar kehamilan bisa terwujud.

Siklus haid dapat berubah tiap bulan. Untuk itu, Anda perlu mencatat siklus haid selama beberapa bulan. Tandai hari pertama haid sebagai hari ke-1. Dari catatan siklus haid selama beberapa bulan, Anda bisa mengetahui siklus haid paling pendek dan paling panjang. Setelah mengetahui siklus haid, Anda dapat memperkirakan masa subur.
Cara Menghitung Masa Subur

Setelah mengetahui masa siklus haid paling pendek dan paling panjang dari pencatatan minimal 8 bulan, Anda hanya perlu menyesuaikan dengan sebuah rumus sederhana untuk mencari tahu cara menghitung masa subur.

    Siklus paling pendek dikurangi 18 hari. Hasilnya adalah hari pertama masa subur Anda. Misalnya siklus paling pendek adalah 27 hari. Maka hari pertama masa subur adalah hari ke-9.
    Siklus paling panjang dikurangi 11 Hasilnya adalah hari terakhir masa subur Anda. Misalnya siklus paling panjang adalah 30 hari. Maka hari terakhir masa subur adalah hari ke-19.

Hari-hari di antara dua tanggal tersebut, merupakan masa subur yang memiliki kemungkinan hamil lebih tinggi. Pada contoh di atas berarti masa subur berada di antara hari ke-9 sampai hari ke-19.
Mengamati Lendir Serviks Penanda Masa Subur

Cairan atau lendir serviks setelah haid juga dapat menjadi penanda masa subur sebagai salah satu cara cepat hamil setelah haid. Lendir serviks akan mengalami perubahan tekstur dan warna. Kuantitas cairan yang muncul juga tergantung kepada tingkat hormon. Untuk mengetahui kemunculan lendir serviks, dapat dilakukan dengan beberapa cara, bisa menggunakan tisu ataupun jari untuk mencapai posisi serviks.

Go Back

Comment